Climate Skills: Mengoptimalkan potensi pemuda untuk aksi iklim
Aksi dalam menanggapi perubahan iklim tidak dimulai dengan proyek-proyek besar—sering kali diawali dengan seorang pemuda yang telah diberikan keterampilan dan kesempatan untuk memimpin. Itulah ide di balik Climate Skills – Seeds for Transition, kolaborasi antara HSBC Indonesia dan British Council yang membekali pemuda kaum marginal dengan keterampilan kerja yang utama dan pengetahuan ramah lingkungan praktis, lalu mendukung mereka untuk mengubah pembelajaran menjadi solusi komunitas yang nyata.
Tahap awal program ini dijalankan di Jawa Barat pada tahun 2024, dan pendekatan tersebut berdampak nyata: 30 fasilitator pemuda dan 157 pemuda dilatih di delapan lokasi, diikuti oleh tiga Proyek Aksi Iklim dari generasi muda yang mampu menjangkau 2.157 penerima manfaat termasuk 1.136 perempuan. Mulai dari tempat penyimpanan dingin bertenaga surya dan irigasi tetes yang membantu petani mengurangi penggunaan air sebesar 40%, lalu ada akuaponik surya yang menggunakan kembali sekitar 750 liter air limbah wudhu per hari, hingga inisiatif mesin penjual otomatis yang mengumpulkan dan mendaur ulang 900 botol plastik—proyek-proyek ini menunjukkan apa yang dapat diwujudkan saat keterampilan dihubungkan dengan kepercayaan dan wawasan lokal.
Stuart Rogers, CEO HSBC Indonesia, menghadiri acara pameran program baru-baru ini di Bandung dan menyoroti bahwa transisi yang adil bergantung pada pengembangan keterampilan hijau dan upaya menciptakan peluang pekerjaan hijau. Sehingga lebih banyak anak muda dapat membantu membentuk ekonomi yang lebih hijau, bukan hanya menyaksikannya terjadi.
Selanjutnya, program diperluas ke wilayah Jawa Timur yang berlangsung dari bulan Mei hingga November 2026, bertujuan untuk melatih 500 pemuda di Malang, Kota Batu, Gresik, dan Surabaya, bersama mitra lokal (Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan) LPKP Jawa Timur dan PUPUK (Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil). Nantikan ceritanya lebih lanjut!